BLOG

10 Alat Data Visualization Terbaik untuk Mengubah Angka Menjadi Gambar

10 Alat Data Visualization Terbaik untuk Mengubah Angka Menjadi Gambar

Penyampaian pesan atau informasi secara efektif dan efisien dapat memudahkan dalam pengambilan keputusan yang lebih baik. Melalui visualisasi, data yang kompleks dapat diuraikan menjadi gambaran yang lebih sederhana dan dapat dengan cepat memberikan wawasan berharga.

Data visualization ini dapat merepresentasikan grafis dari informasi dan data kompleks, untuk membantu pemahaman, analisis, dan komunikasi pola, trend, dan hubungan yang terkandung dalam data. Dengan menggunakan elemen visual seperti grafik, diagram, peta, dan visual lainnya, data visualization dapat membantu Anda mengubah data abstrak menjadi gambar yang lebih mudah dicerna dan diinterpretasi.

Selain itu, data visualization dapat mengubah angka menjadi gambar karena manusia cenderung lebih mampu memahami dan memproses informasi secara visual daripada melalui angka atau teks. Dalam artikel ini akan dibahas sepuluh alat data  visualization yang dapat mengubah angka menjadi gambar.

1. Tableau Public

Tableau Public merupakan perangkat lunak visualisasi data yang memungkinkan pengguna untuk membuat visualisasi data yang interaktif, menarik, dan informatif. Versi “Public” dari Tableau tersedia edisi gratis untuk umum dan memungkinkan pengguna untuk mempublikasikan visualisasi data secara online.

Tableau Public menjadi alat  yang kuat dan interaktif untuk membuat visualisasi data yang menarik. Alat ini menyediakan berbagai jenis visualisasi, seperti grafik batang, diagram lingkaran, peta, grafik garis, dan banyak lagi, untuk mempresentasikan data dengan cara yang paling sesuai.

Namun, perlu diingat bahwa visualisasi yang dibuat dengan Tableau Public akan menjadi publik dan dapat diakses oleh siapa saja secara online. Jika keamanan atau kerahasiaan data adalah kekhawatiran, ada juga edisi berbayar dari Tableau dengan fitur tambahan dan kontrol lebih besar atas akses data.

Baca juga : 10 Alasan Mengapa Data Visualization Penting Dalam Era Informasi Digital

2. Power BI

Power BI merupakan perangkat lunak bisnis yang dikembangkan oleh Microsoft. Alat ini dapat menganalisis bisnis secara sehingga organisasi dapat mengumpulkan, menganalisis, dan memvisualisasikan data dari berbagai sumber untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik.

Alat ini menawarkan kemampuan visualisasi data yang kuat dan integrasi dengan berbagai sumber data. Kemudian alat ini juga dapat terhubung ke berbagai sumber data, termasuk database, file Excel, layanan cloud, dan banyak lagi.

Power BI dapat digunakan oleh berbagai industri dan organisasi untuk mengoptimalkan operasi, memantau kinerja, mengidentifikasi trend, dan membuat keputusan berdasarkan wawasan data yang akurat dan terkini.

3. D3.js

D3.js (Data-Driven Documents) merupakan pustaka JavaScript yang sangat populer  untuk membuat visualisasi data interaktif dan dinamis pada web. Dan D3.js memungkinkan pengguna untuk menggabungkan data dengan elemen HTML, CSS, dan SVG (Scalable Vector Graphics) untuk membuat visualisasi yang menarik dan informatif.

D3.js memerlukan pemahaman yang baik tentang bahasa pemrograman JavaScript dan konsep-konsep dasar visualisasi data. Alat ini sering digunakan oleh para pengembang web dan ahli data untuk menciptakan visualisasi data yang kompleks dan kustom sesuai dengan proyek yang sedang dijalankan.

Baca juga : 8 Alat Populer Dalam Analisis Data Yang Harus Diketahui

4. Plotly

Plotly merupakan perangkat lunak dan pustaka open-source yang digunakan untuk membuat visualisasi data interaktif dalam bentuk grafik, plot, dan tampilan data lainnya. Dan Plotly memungkinkan pembuatan visualisasi yang dinamis dan estetis dengan menyediakan berbagai jenis grafik, seperti scatter plots, bar charts, line charts, pie charts, heatmap, dan masih banyak lagi.

Plotly digunakan secara luas dalam berbagai bidang, termasuk ilmu data, keuangan, ilmu pengetahuan sosial, kesehatan, dan lebih banyak lagi. Pengguna dapat memanfaatkannya untuk menyajikan dan memberikan data secara jelas dan efektif kepada orang lain.

5. Google Data Studio

Google Data Studio menjadi alat visualisasi data gratis yang dikembangkan oleh Google. Alat ini memungkinkan pengguna untuk menggabungkan dan mengubah data menjadi laporan dan dashboard interaktif yang menarik secara visual. 

Google Data Studio juga memungkinkan integrasi dengan berbagai sumber data dan menyediakan fleksibilitas dalam membuat laporan yang terhubung dan mudah dimengerti. Alat ini memainkan peran penting dalam menganalisis kinerja, mengkomunikasikan temuan, dan menyajikan data dengan cara yang mudah dimengerti dan memukau.

Baca juga : Mengenal Karakteristik Big Data: Volume, Kecepatan, dan Keberagaman Data

6. QlikView/Qlik Sense

QlikView dan Qlik Sense merupakan perangkat lunak untuk visualisasi dan analisis data yang dikembangkan oleh Qlik Technologies. Kedua produk ini memungkinkan pengguna untuk menggabungkan, mengolah, dan menganalisis data dari berbagai sumber untuk mendapatkan wawasan bisnis yang mendalam.

Platform ini sangat canggih untuk visualisasi data dengan analisis yang mendalam. Kedua platform ini memiliki kekuatan dalam menganalisis data, memberikan visualisasi yang menarik, dan memberikan wawasan yang cepat kepada pengguna. 

QlikView cenderung digunakan untuk solusi analisis yang lebih kompleks dan dikendalikan oleh pengembang, sementara Qlik Sense lebih terfokus pada pengguna bisnis yang ingin melakukan analisis sendiri dengan lebih sedikit ketergantungan pada tim TI.

7. Matplotlib

Matplotlib merupakan sebuah pustaka (library) dalam bahasa pemrograman Python yang digunakan untuk membuat visualisasi data seperti grafik, plot, histogram, dan visualisasi statistik lainnya. Pustaka ini memungkinkan pembuatan visualisasi data yang informatif dan estetis.

Matplotlib menjadi salah satu pustaka visualisasi data yang paling umum digunakan di komunitas ilmu data dan pengembang Python. Pengguna dapat memanfaatkannya untuk membuat visualisasi yang membantu memahami dan menganalisis data dengan lebih baik.

 Baca juga : Manfaat Utama Kubernetes dalam Mendukung Pengembangan Aplikasi Modern

8. Seaborn

Seaborn ini juga  pustaka (library) Python yang digunakan untuk membuat visualisasi data statistik yang menarik dan informatif. Pustaka ini membangun di atas Matplotlib dan menyediakan antarmuka yang lebih tinggi dan mudah digunakan untuk menghasilkan visualisasi yang estetis, terutama untuk analisis statistik yang kompleks.

Seaborn menjadi alat yang sangat berguna untuk para ilmuwan data, analis bisnis, dan pengembang yang ingin menciptakan visualisasi data statistik yang informatif dan menarik dengan cepat.

9. Infogram

Infogram ini menjadi platform daring yang memungkinkan pengguna untuk membuat infografis interaktif, laporan, dan visualisasi data yang menarik. Dengan Infogram, pengguna dapat menggabungkan teks, gambar, grafik, dan elemen desain lainnya untuk menciptakan konten yang memukau dan mudah dimengerti.

Infogram ini sangat berguna bagi individu atau organisasi yang ingin mengkomunikasikan informasi dan data secara jelas dan menarik. Ini membantu dalam pembuatan konten visual yang efektif untuk presentasi, laporan, pemasaran, pendidikan, dan berbagai keperluan komunikasi lainnya.

10. Highcharts

Highcharts merupakan pustaka (library) JavaScript yang digunakan untuk menciptakan visualisasi data interaktif dalam bentuk grafik dan grafis lainnya di situs web atau aplikasi web. Pustaka ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman JavaScript, sehingga memungkinkan untuk pembuatan grafik yang menarik dengan berbagai jenis, termasuk grafik garis, diagram batang, diagram lingkaran, heatmap, dan banyak lagi.

Highcharts sering digunakan oleh pengembang web dan ilmuwan data untuk menciptakan visualisasi data yang interaktif, profesional, dan informatif pada halaman web. Hal ini dapat membantu Anda dalam menyajikan informasi dengan cara yang lebih menarik dan mudah dimengerti oleh pemirsa.

Baca juga : Perbandingan Aspek Penting Bahasa Pemrograman Java Dan Python

Dengan beragam alat data visualization yang telah dijelaskan di atas, kita memiliki senjata yang sangat kuat untuk memahami data, menceritakan cerita yang tersembunyi dalam data, dan mengkomunikasikan informasi dengan cara yang menarik dan mudah dimengerti oleh pemirsa.

Setiap alat memiliki keunggulan dan keunikan masing-masing, sehingga kita dapat memilih alat yang paling sesuai dengan kebutuhan dan proyek yang sedang dijalankan. Dari alat-alat berbasis web seperti Tableau Public, Google Data Studio, hingga pustaka JavaScript seperti D3.js dan Highcharts, kita memiliki berbagai opsi untuk menciptakan visualisasi data yang informatif dan estetis.

Terlepas dari jenis industri atau tujuan penggunaannya, data visualization telah menjadi salah satu aspek yang tak terpisahkan dari analisis data modern. Dengan memanfaatkan alat-alat ini, kita dapat menjelajahi data dengan lebih mendalam, mengidentifikasi peluang, dan membuat keputusan yang lebih cerdas dalam dunia yang semakin kompleks ini.

Biztech Academy menyelenggarakan

Pelatihan Data Visualization!

Segera Daftarkan diri anda ke Contact Person Kami

5/5 - (6 votes)
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.