Kehadiran virtual reality (VR) yang sangat booming beberapa waktu lalu dan disukai oleh para gamers, kini diiringi oleh pengembangan teknologi Augmented Reality (AR) yang diharapkan akan memberikan semakin banyak keuntungan bagi para pengembang.

Manfaat Augmented Reality (AR)

Sesuai namanya, Augmented Reality memberikan suatu sensasi menakjubkan bagi para pengguna untuk melihat sesuatu yang di luar batas penglihatan normalnya, namun ia terlihat sangat nyata dan dekat dengan kenyataan. Salah satu aplikasi yang menggunakan teknologi AR dan sudah dipakai banyak orang adalah Pokemon Go, dan fitur yang ada pada Instagram Story.

Peneliti dan analis dari Gartner, perusahaan riset teknologi Amerika Serikat yang bernama Tuong Nguyen mengatakan, setidaknya ada tiga fungsi utama yang sedang dikembangkan agar teknologi AR semakin bermanfaat dan laris digunakan konsumen. Diantaranya, yang pertama adalah penggunaan AR untuk perencanaan penyimpanan barang-barang di gudang agar lebih rapi dan teratur. Kedua, untuk desain tata letak di ruangan yang berkaitan dengan penyusunan furniture dan elemen-elemen arsitektural. Ketiga, pemanfaatan video tutorial yang menampilkan seseorang tengah memberi tips dan mengajarkan teknis melakukan sesuatu.

Peluang Keuntungan Teknologi AR

Dengan berbagai manfaat lainnya yang diprediksikan, Tuong Nguyen juga memprediksi teknologi AR perlahan terus teradopsi dalam keseharian masyarakat, sehingga menjadi ladang pemasukan baru bagi perusahaan IT. Secara praktis, kegunaannya sangat membantu berbagai kebutuhan sehari-hari. Bahkan bila dibandingkan dengan VR, AR mendapat peluang tempat yang lebih baik untuk pemakaiannya di tengah masyarakat. Dalam suatu riset,ditemukan bahwa sektiar 67% responden lebih memilih menggunakan AR di masa depan, dan 20% berencana mencobanya dalam 12 bulan ke depan. Sementara untuk VR, hanya 47% responden juga ingin menggunakannya untuk masa depan, dan 13%yang berencana untuk mencobanya dalam 12 bulan ke depan.

Kesempatan Pengembangan AR bagi Siapapun

Ini tentu menjadi peluang bagi para pekerja IT atau siapapun yang ingin berkecimpung di bidang teknologi informatika untuk bisa meraup keuntungan dari perkembangan AR. Masih banyak waktu untuk belajar dan terus mengembangkannya. Para pakar bahkan membuka kemungkinan untuk orang dengan latar belakang pendidikan resmi non-IT agar juga bisa turut serta berlomba mengembangan teknologi AR ini. Mereka bisa mulai belajar dari kursus-kursus resmi, atau kursus murah yang diselenggarakan secara online.

Baca Juga:ย Terungkap, Rahasia Sukses Belajar Java

Yang penting adalah penguasaan terhadap bahasa-bahasa pemrograman beserta software yang umumnya digunakan untuk mengembangkan teknologi AR. Setidaknya ada 7 bahasa pemrograman populer dalam pengembangan AR maupun VR. Di antaranya adalah C#, C/C++, Java, JavaScript, Python, Visual Development Tools, dan Swift. Dari 7 bahasa pemrograman tersebut, perusahaan analis SlashData menyebutkan bahwa C#,C/C++ dan Java adalah tiga yang paling populer di dunia.

Tertarik ikut serta mengembangkan AR? Pacu dirimu dari sekarang!

Sumber: techrepublic dan zdnet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Menu