Setiap orang adalah guru setiap rumah adalah sekolah – Ki Hadjar Dewantara.

Kalimat di atas menggambarkan tentang bagaimana pentingnya peran keluarga bagi masa depan seorang anak. Khususnya adalah tentang peran ayah yang dapat membangun karier anak.

Bagi penulis pribadi, Ayah yang hebat dan keren adalah Ayah yang mampu membangun karier anaknya. Karena, anak yang terlahir suci dan belum mengetahui satu hal pun, dapat belajar banyak dan dapat menentukan kariernya berdasarkan ilmu yang didapatkan dari orang terdekatnya, salah satunya adalah Ayah.

Zaman teknologi yang terus berkembang ini, membuat banyak orang tertarik untuk berkarier di bidang teknologi. Meniti karier di industri teknologi memang begitu menggiurkan, selain bisa membantu memecahkan beragam permasalahan, banyak juga miliarder-miliarder yang berasal dari ranah ini. Contohnya, Mark Zuckerberg (Facebook), David Karp (Tumblr) dan Arash Ferdowsi (Dropbox). Mereka adalah anak-anak muda yang menjadi orang yang sangat kaya di usia 20 tahun-an. Mereka telah menjadi inspirasi bagi semua orang khususnya anak-anak muda di seluruh dunia untuk juga berkarier di bidang teknologi.

Di zaman Revolusi Industri 4.0, seorang Ayah idealnya harus ambil peran untuk mengarahkan anak agar memiliki kemampuan yang dapat bersaing dengan mesin, robot, Artifical Intelligence, dan hal lainnya. Ayah harus membantu dan berperan aktif untuk mendukung anak yang mau berkarier di bidang teknologi, karena teknologi merupakan hal yang dibutuhkan semua orang di masa mendatang.

Jadi, Ayah, bantu aku membangun karier ya!

Sebagai seorang anak, tentu banyak hal yang belum kita ketahui dibandingkan seorang Ayah yang telah hidup lebih lama dan mengetahui banyak hal. Suatu hal yang wajar jika seorang anak menginginkan bantuan sang Ayah dalam membangun kariernya dan ingin mendapatkan dukungan serta arahan.

Harus disadari bahwa di usia produktif, anak mulai sibuk menganalisa dan membandingkan dirinya dengan mereka yang dianggap sudah lebih berhasil. Salah satu yang seringkali menjadi perhatian adalah faktor keturunan. Pasalnya, tidak sedikit dari mereka yang bisa sukses di usia muda karena mendapat bantuan dari orang tuanya, khususnya Ayah. Ayah yang selalu mendukung segala sesuatu yang ditekuni oleh anaknya, biasanya akan membuat sang anak lebih giat dan percaya diri dalam membangun kariernya.

โ€œItโ€™s all about time, jangan kasih sisa tapi sediakan! Sesederhana apapun hal yang dilakukan ayah terhadap seorang anak, hal tersebut dapat menjadi hal yang luar biasa bagi seorang anak. Dan itu bisa membentuk karakter anak di kemudian hari. Serta dapat menjadi penentu karier anak di masa yang akan datangโ€

Tak terkecuali, dalam bidang teknologi dimana saat ini terus berinovasi. Banyak cara yang dapat dilakukan Ayah untuk meningkatkan karier anak terlebih dalam dunia teknologi. ย Salah satunya yakni memberikan fasilitas pendidikan dengan mengikutkan anak untuk menguasai keahlian teknologi informasi. Misalnya, dengan mengajak anak untuk mengikuti Pelatihan TI. Pelatihan TI, tidak hanya sebagai wujud nyata pengembangan hardskill namun juga bagaimana anak dapat berkembang menghadapi zaman yang terus berubah dengan cepat. Maka dari itu, tindakan harus diambil secara cepat dan tepat.

Hemera Academy juga mendukung penuh keinginan ini dengan hadirnya program pelatihan seputar dunia TI. Bukan hanya mendukung sisi pengembangan ilmu pengetahuan TI semata, Hemera juga mengahdirkan ahli TI yang berpangalam dibidangnya yang langsung memberikan arahan.

Tak usah ragu untuk berkonsultasi, sebab Hemera Academy hadir bagi Anda yang ingin mempelajari lebih dalam dunia TI sebagai wujud strategi membangun masa depan yang lebih baik.

Sumber: https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/laman/index.php
Image: Pexels.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Menu